About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

Warga Pacitan Adakan Ritual Telanjang Agar Jadi PNS

Dalam Negeri
Nenglya, 23.10.2010 - 10:20
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

Warga pacitan ritual telanjangMungkin kedengarannya sedikit aneh, bahkan bukan sedikit lagi.. tapi sangat aneh. Tapi hal ini benar benar terjadi loh… Tepatnya di Tanjungsari, Pacitan Jawa Timur.

Dimana beberapa warga menjadi korban penipuan penelepon misterius yang meminta mereka untuk telanjang bulat di pantai dan hutan sambil mendoakan agar bupati Pacitan sembuh dari penyakitnya, Jumat (22/10).

Si penelepon itu mengatasnamakann suruhan Sekda untuk mengajak warga menggelar upacara dalam kondisi telanjang bulat agar bupati Pacitan sembuh dari penyakitnya. Bagi yang bersedia dijanjikan akan diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Kepala Desa Tanjungsari, Bambang Sutejo membenarkan adanya aksi itu atas perintah seorang penelepon yang mengaku suruhan Sekda Pacitan, Mulyono.

“Orang pertama yang memberi tahu saya adalah Hernowo, penilik sekolah di Kecamatan Kebonagung” katanya ditulis warta kota. Melalui pejabat penilik sekolah (PS) inilah Bambang Sutejo mengaku pertama kali mendapat informasi adanya instruksi Sekda yang memerintahkan sejumlah warga menggelar ritual telanjang.

Tidak hanya di Desa Tanjungsari, penipuan berkedok ruwatan penyakit Bupati Pacitan tersebut juga dialami sejumlah warga dan perangkat Desa Mentoro, Kecamatan Pacitan. Mereka bahkan sempat menggelar upacara di tengah hutan dalam kondisi telanjang bulat diiringi suara gamelan.

“Kami bersedia melakukan ritual karena dijanjikan akan diangkat menjadi PNS,” kata seorang korban penipuan itu. Warga yang menjadi korban penipuan baru sadar setelah melakukan ritual telanjang, pria misterius yang sebelumnya aktif menelpon tidak lagi menghubungi mereka.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Kabag Humas Pemkab Pacitan, Endang Surjasri membantah bahwa perintah ritual telanjang itu berasal dari Sekda. Dia juga menampik kabar mengenai sakitnya Bupati Sujono karena guna-guna.

Menurutnya, kalaupun pemkab punya hajatan pasti akan diberikan pemberitahuan secara resmi. “Kami mengimbau pada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan telepon ataupun SMS yang mengatasnamakan pejabat pemkab,” ujarnya

Beri Komentar