About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

Serangan Jantung di Usia Muda?

Rubrik Konsultasi
luxboy, 13.10.2010 - 10:12
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

Saya pria berusia 30 tahun dan seorang perokok, meski bukan perokok berat. Salah seorang teman saya yang berusia sama dengan saya terkena serangan jantung. Kira-kira mengapa teman saya itu bisa terkena penyakit jantung koroner?

JUNIOR, Surabaya

Mitos serangan jantung dialami orang berusia lanjut dipatahkan setelah 1990. Penderita serangan jantung koroner semakin muda. Sebanyak 20 persen kasus di bawah usia 40 tahun, 40 persen antara usia 40-45 tahun, dan 40 persen di atas umur 50 tahun.

Sebab, proses aterosklerosis (penumpukan lemak di pembuluh darah) dimulai sejak usia anak-anak. Tandanya fatty streak (guratan lemak) di dalam pembuluh darah koroner. Dengan berlanjutnya kebiasaan hidup yang tidak sehat, seperti makan makanan berlemak, merokok, kurang berolahraga, proses aterosklerosis bertambah berat. Akibatnya, timbul penyempitan atau penyumbatan di pembuluh darah koroner.

Sebaiknya penilaian faktor risiko untuk timbulnya penyakit jantung koroner dilakukan sejak usia 20 tahun. Misalnya, riwayat jantung koroner di dalam keluarga, kadar kolesterol, serta kadar gula darah. Juga, penilaian status aktivitas fisik, tekanan darah, indeks masa tubuh, lingkar pinggang, dan denyut nadi. Pemeriksaan harus dilakukan setiap dua tahun.

Rokok merupakan faktor risiko utama penyakit jantung koroner. Di samping, kolesterol, diabetes melitus, dan hipertensi. Rokok bekerja sinergis terhadap faktor risiko lain. Bahan kimia yang ada pada roko bisa mengganggu fungsi jantung dan pembuluh darah koroner.

Di AS pada 1985, merokok merupakan penyebab 70 persen kematian pengidap jantung koroner. Jadi, bila memang tidak ditemukan faktor risiko lain, sangat mungkin faktor risiko yang dimiliki teman saudara adalah merokok. Lantas, timbul penyakit jantung koroner.

Beri Komentar