About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

Kronologi Pelaku Sebelum Melakukan Pembunuhan Sadis Mahasiswi Stikes Bali

Dalam Negeri
Nenglya, 30.09.2010 - 20:11
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

Dewa-Ayu-Agung-Diah-CahyaniSebelum menghabisi nyawa Dewa Ayu Agung Diah Cahyani, mahasiswi STIKES Bali, tersangka I Wayan Budi alias Panjul sempat mengintip korban saat tengah buang air besar. Hal tersebut terungkap saat konferensi pers di Mapolda Polda Bali, Kamis (30/09/2010).

“Sekitar pukul 04.00 pagi, tersangka masuk melalui plafon dan menunggu kurang lebih satu jam. Setelah tersangka mendengar suara air dari kamar mandi korban, tersangka mengintip korban sedang buang air besar,” ujar Kapolda Bali Irjen Pol Hadiatmoko saat konferensi pers kepada wartawan di ruang Rupatama, Mapolda Bali, siang tadi.

Bahkan setelah mengintip korban, tersangka juga sempat buang air kecil di plafon karena tidak kuat menahan kencing. “Supaya tidak ketahuan, korban kencing dengan mendekap alat kelamin menggunakan kaosnya,” jelas Kapolda Hadiatmoko.

Pada saat korban akan mengenakan celana dalam, korban memergoki tersangka dan terjadilah peristiwa naas tersebut. Terkait motif korban yang nekad melakukan perampokan dan pembunuhan, menurut Kapolda tidak ada hubungannya dengan jabatan ayah korban yang merupakan seorang kepala dinas perindustrian dan perdagangan Kabupaten Bangli.

“Murni pembunuhan dan perampokan, tidak ada hubungannya dengan posisi bapak korban,” tegas Kapolda.

Saat ditanya, tersangkapun mengaku merampok untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena dia tidak memiliki pekerjaan. “ Untuk belanja bulanan,” ucap tersangka Panjul

Saat ini, baru dua orang yang ditetapkan menjadi tersangka yakni Panjul dan Sugeng Hariyanto.

Polisi masih mengembangkan kasusnya untuk mengetahui ada tidaknya tersangka lain.

sumber : kompas

Sayang.. Wajahnya si pembunuh belum ditampilkan juga…. Tapi tetap Karma Pala 24 Jam Ring Gumi Bali Ne… (Karma Berjalan 24 Jam Nonstop di Bumi dan Di Bali). Semoga Gek Ayu di berikan ketenangan di alam sana… Astungkara…

Komentar Pembaca (3)


  1. justic balance says:

    wah ga ada alasan buat pembunuh yang sadis diampuni, langsung disembelih aja . . . . .

  2. rawodeng says:

    pelakunya jgn di hukum mati,.. hukum siksa seumur hidup aja lebih pantas,..
    suksma

  3. Bagus says:

    Saya gak nyangka, kenapa sekarang orang bali juga ikut ikutan bisa membunuh sodara sendiri? dimana letak Pri Kemanusiaannya? bukankah kita sesama semeton bali harus menjaga ajegnya gumi bali, kenapa malah jadi pelaku kriminal? siapapun pelakunya, harus diberi hukuman yang setimpal, jangan biarkan kriminal semakin merajalela di pulau bali kita ini, marilah kita jaga bersama – sama agar Bali kita ini Aman dan Tenteram.

Beri Komentar