- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Rencana pemerintah yang akan menaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) 2011 sebesar 15 persen batal dilakukan. (horeeee… *gulingguling*)
Hal ini disebabkan wakil rakyat menolak rencana tersebut. Di mana semua Fraksi di Komisi VII satu suara dalam hal penolakan terhadap rencana pemerintah untuk menaikan TDL pada awal tahun 2011.
”(Disepakati) opsi A, utang subsidi 2009 sebesar Rp4,6 triliun ditangguhkan, tidak diberikan pada 2011. Dengan tidak ada penambahan subsidi dan kenaikan TDL,” ujar Ketua Komisi VII DPR Teuku Riefky Harysa di Jakarta, Kamis (23/9/2010) malam.
Dikarenakan para jajaran Kementerian ESDM, khususnya PLN merasa bahwa untuk tahun depan dengan alokasi yang tercatat sebesar Rp41,02 triliun masih kurang cukup untuk PLN. PLN harus berjuang ekstra keras untuk itu.
Dijelaskan, alokasi subsidi listrik dalam nota keuangan RAPBN 2011 sebesar Rp41,02 triliun, dengan asumsi, subsidi listrik berjalan 2011 sebesar Rp36,4 triliun, hutang subsidi listrik 2009 Rp4,6 dan menaikan TDL pada per 1 januari 2011 sehingga mendapatkan tambahan sebesar Rp12,7 triliun.
Karena itulah Kementerian menawarkan beberapa opsi solusi menutupi kekurangan tersebut kepada Komisi VII, yaitu yang pertama menangguhkan hutang subsidi 2009. Kemudian kedua, menambah subsidi, dan yang ketiga menaikan TDL 5,4 persen per Januari 2011.
Dalam rapat tersebut semua anggota dewan sepakat dengan usulan opsi yang pertama yaitu dengan menangguhkan hutang subsidi 2009, tanpa menaikan TDL.
sumber angka : okezone
Mudahan aja dengan tidak adanya kenaikan TDL ini, tidak ada kasus mati listrik juga ya…. hehehe ![]()