About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

Orang Ini Gila..!! Merobek, Membukus Ganja, Membakar Injil Dan Alquran

Mancanegara
Nenglya, 13.09.2010 - 17:00
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

Alex Stewart Di YoutubeSeorang pengacara di Queensland, Australia, menggunakan potongan kertas dari al-Quran dan Injil sebagai pengganti kertas rokok, lalu membakarnya dan meghisapnya. Tidak tanggung tanggung dia menghisap ganja.

Kemudian, Dia merekam peristiwa ini dan menyebarkannya di YouTube beberapa hari setelah Terry Jones mengumumkan rencana pembatalan membakar al-Quran.

Pengacara tersebut bernama Alex Stewart. Dia seorang ateis. Stewart memegang al-Quran dan Injil sebelum merobek bagian kecil dari dua kitab suci itu. Robekan kertas itu lalu dia gunakan untuk melinting ganja.

Dia lalu menghisapnya seperti sedang merokok. Video berdurasi 12 menit tersebut dipajang di Youtube dengan judul “Injil atau Quran, mana yang terbakar lebih baik?”. Video tersebut kini telah dihapus oleh pihak YouTube.

Stewart yang merupakan asisten penyelenggara sebuah kelompok bernama Ateis Brisbane, mengaku membuat video itu untuk menanggapi rencana pembakaran Quran oleh Jones di Florida, yang menuai protes dari seluruh dunia.

Dalam videonya, Stewart menganggap bahwa Quran dan Injil hanyalah sebuah buku, namun jadi perdebatan dan perselisihan yang tidak perlu.

“Ini hanyalah sebuah buku! Siapa yang peduli? Keyakinanmulah yang terpenting. Sejujurnya, jika kau marah hanya soal buku ini, kau menganggap hidup ini terlalu serius,” ujar Stewart dalam video tersebut.

Tindakan Stewart langsung menuai kecaman dari berbagai kalangan, termasuk diantaranya presiden dari Asosiasi Islam Australia, Sheik Muhammad Wahid.

Dia mengatakan tindakan Stewart seharusnya tidak perlu dilakukan. “Hal seperti itu seharusnya tidak perlu dilakukan, hanya akan menyebabkan perpecahan dan ketidakharmonisan diantara masyarakat Australia,” ujar Wahid.

Wahid juga menyerukan umat Muslim Australia untuk tetap tenang dan menyerahkan masalah ini ke pihak yang berwajib.

Selain itu, dia juga menyerukan kepada para komunitas di Australia untuk ikut mengecam aksi Stewart. “Saya menyerukan kepada para umat Muslim untuk mematuhi peraturan negara ini dan tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum,” ujar Wahid.

Akibat ulahnya, Stewart dipecat dari tempatnya bekerja di Universitas Teknologi Queensland (QUT). Pihak universitas menyatakan tidak bisa menolerir perbuatan Stewart.

Pada sebuah artikel di koran Brisbane, Courier Mail, Stewart membela dirinya dengan mengatakan bahwa itu hanyalah sebuah lelucon. Dia juga membela hak kebebasan berpendapatnya sebagai warga negara Australia. “Semua orang melakukan ini kapanpun dan jika mereka marah mengenai hal ini, berarti mereka berlebihan,” ujar Stewart.

Nah menurut kalian bagaimana tentang orang ini?

Komentar Pembaca (1)


  1. kodir says:

    Tindakannya berlebihan, tapi sepakat dengan apa yang beliau sampaikan. Itu HANYA BUKU. Yang menjadikannya suci adalah makna buku tsb. Klo dibakar kan bisa dicetak ulang.

Beri Komentar