About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

SBY Terjangkit Penyakit Super Duper Narsis

Dalam Negeri
Nenglya, 17.08.2010 - 18:39
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

SBYHaduh penyakit apalagi nih ya.. kayaknya penyakit model baru nih…. Dan yang terjangkit penyakit ini adalah presiden Ri sendiri, Susilo Bambang Yudhoyono. Loh Kok Bisa ????

Jenis penyakit yang terjadi pada SBY ini diucapkan oleh Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti. Yang dimana Ray menilai, politik pencitraan yang dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sudah melampaui batas. Pernyataan Ray ini bersangkutan dengan mengkritisi pembagian majalah dan buku yang mengulas tentang diri SBY dan keluarganya kepada para tamu yang menghadiri Upacara HUT RI ke-65 tahun di Istana Negara, Jakarta, pagi tadi (17/08/10).

Wah wah wah… ternyata memanfaatkan dirinya sebagai presiden, untuk membagikan buku dirinya. haduh haduh.. apa pula ni presiden. Bukannya menggerakan bawahan serta masyarakatnya untuk menghargai Indonesia, tapi malah………………..

“Tingkat pencitraan Presiden sudah melewati batas yang bisa kita pahami. Saya katakan, sudah sampai pada tingkat narsisme. Ini penyakit narsis yang sudah kronis” Ujar Ray

Salah satu buku yang dibagikan selain buku tentang PAK BEYE adalah hasil wawancara sebuah surat kabar dengan putra sulung SBY, Agus Hari Murti Yudhoyono. Menurut Ray, pembagian buku yang menceritakan tentang anaknya ini merupakan bagian dari upaya SBY untuk “mengorbitkan” sang putra.

“Bagaimana bisa buku anaknya dibagi ke para tamu dalam sebuah acara resmi kenegaraan. Kita mungkin tidak berminat membaca untuk tahu siapa anaknya, tapi setiap orang dipaksa membacanya,” ujar Ray, yang juga memotori gerakan “Safari Mencari Pemimpin Sejati”.

Pemutaran lagu ciptaan Presiden SBY dalam rangkaian acara Upacara HUT RI di Istana Negara, juga dinilai Ray sebagai bagian dari narsis yang disebutkannya.

“Dalam sejarahnya, upacara di Istana Negara tidak ada pemutaran lagu lain kecuali lagu kebangsaan dan lagu wajib. Bagaimana bisa lagu ciptaan sendiri dinyanyikan dalam upacara resmi di Istana Negara. Seolah-olah lagu itu sama pentingnya dengan lagu perjuangan yang sudah ada dan legendaris,” kritiknya Ray.

Kalau saya sih dari dulu memang anggap SBY melakukan semuanya selagi dia masih jadi Presiden. Karena semua orang pati mau ngikutin perintahnya. Jadi kalau sekarang dia tambah narsis gini ya wajar aja… ga ada orang yang berani ngomong ama dia. Karena kalau ngomong dan negor presiden = masuk penjara. Alah.. pemerintahan Soekarno, Soeharto, Gus Dur Is The Best Lah…!!!!

Beri Komentar