About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

Perayaan HUT RI Ke 65 – Lomba Lempar Tabung Elpiji

Dalam Negeri
Nenglya, 09.08.2010 - 10:42
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

Elpiji 3 KGGara gara banyaknya kasus tabung elpiji yang tidak aman dan mudah bocor hingga menimbulkan ledakan yang memakan korban jiwa, Warga Kecamatan Lowokwaru – malang mengadakan Lomba Lempar Tabung Elpiji yang diadakan untuk perayaan HUT RI Ke 65

Kritik unik soal tabung elpiji ini dilakukan dengan cara menggelar lomba lempar tabung gas elpiji ukuran 3 kg.

Menurut yang disampaikan Ketua RT III, pak Darmanto “Mengapa tabung gas 3 kg? Karena ini sangat dekat dengan kehidupan warga sehari-hari. Dan kami ingin menyampaikan kritik kepada pemerintah untuk lebih memerhatikan kualitas tabung dan alat yang terkait dengan penggunaan kompor gas. Jangan sampai ada korban karena kualitas tabung atau regulator atau selang yang tidak bagus,” ucapnya.

Pada dinding tabung berwarna hijau yang digunakan untuk lomba, panitia menempelinya dengan tulisan tabung elpiji bocor dan non-SNI. Secara kebetulan, tabung yang digunakan memang tabung yang rusak pada bagian lubang atasnya dan tidak ada logo Standar Nasional Indonesia (SNI) meski tercetak logo dan nama Pertamina di salah satu sisi tabung.

Lomba yang digelar di pinggiran sawah bekas panen itu, berlangsung cukup unik. Ibu-ibu secara bergiliran mencoba melemparkan sejauh mungkin tabung kosong seberat 5 kg itu. Siapa yang mampu melempar paling jauh, dia dinyatakan menjadi pemenang.

Satu persatu, ibu-ibu yang biasa berkutat di dapur dan dekat dengan si tabung bulat hijau ini pun beraksi. Ada yang melemparkan tabung seperti orang melempar bola boling, yakni mengayunkan tabung dari bawah dan melepaskan tabung saat posisi lengan ke atas. Namun ada juga yang bergaya ala atlet tolak peluru serta bergaya ala kadarnya , yakni memegang tabung dengan kedua tangan dan melemparkannya ke arah depan. Lomba ini dimenangi oleh Nyonya Lutfi yang mampu melempar tabung sejauh 6,20 meter.

Di Kota Malang, korban luka akibat kebakaran yang terjadi oleh ledakan gas elpiji yang bocor sudah sering terjadi. Selama 2010 ini, tercatat lebih dari enam kasus yang membawa korban luka karena kebocoran gas elpiji. Peristiwa terakhir terjadi 28 Juli lalu dan menimpa Susriwati, 34 tahun, warga Jalan Kapri, RT V RW IV, Kelurahan Bumiaji Kecamatan Kedungkandang Malang. Pedagang nasi pecel ini mengalami luka bakar, setelah ada kebocoran gas elpiji 3 kg di dapurnya.

Komentar Pembaca (1)


  1. theo says:

    mantap juga ide nya

Beri Komentar