About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Semakin Sombong

Dalam Negeri
Nenglya, 04.08.2010 - 13:26
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

Susilo Bambang YudhoyonoKata kata judul diatas, secara tidak langsung dilontarkan oleh Megawati. Dimana Mega kecewa melihat negara + pemerintahan yang sekarang ini amburadul.

“Ngurus gas 3 kilogram saja kok susah banget,”. Itu salah satu bentuk kekesalan Megawati terhadap pemerintahan SBY-Budiono

Tidak hanya Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarno Putri menyindir Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang saat ini dianggapnya semakin sombong dengan jabatannya.

“Baru juga dua kali sudah ograng-ograng, kok sudah kayak seumur hidup saja,” kata Megawati dalam pidato politiknya saat membuka Rakornas PDIP di di Gedung Sentul Intenasional Convetion Center (SICC), Bogor, Rabu (4/8/2010).

Sepertinya Megawati tidak takut dengan hukum maupun fatwa yang berlaku. Bahkan Mega pun dengan tegas menilai bahwa negara ini sudah kacau balau dibawah kepemimpinan SBY-Boediono.

“Kalau saya ngomong kacau-balau, nanti bisa heboh di media tapi mau apa lagi memang negara ini sudah kacau. Tapi biar lah kacau-balau lah negara ini. Tidak susah ngomong kayak itu,” ujarnya.

Banyak yang Ia kritisi dengan kondisi negara saat ini mulai dari banyaknya tabung gas meledak sampai dengan kenaikan harga-harga saat ini.

“Pemerintah bilang tidak ada kenaikan harga, lalu sekarang ini apa yang naik,” katanya sekali lagi.

Kira kira bakal ada tanggapan ga ya dari SBY soal sindiran ini ?
Sabar bu Mega…………. btw bu Mega saya juga mau nanya nih, Ograng Ograng itu apa ya? keTawa

Komentar Pembaca (2)


  1. Dewi says:

    ayo pak pertahan kan indonesia bapak pasti bisa
    indonesia harus lebih maju lagi..
    pasti bisa..

  2. Dicky Bullin says:

    Th 2014 ikut pilpres lagi aja, buktikan bu mega bisa lebih baik….. ( tapi apa ada yg milih ya ? )nAngis

Beri Komentar