- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Salah satu pencetus Tim Visi Indonesia 2033 Andrinof Chaniago, yang juga pengajar di FISIP Universitas Indonesia, memperkirakan, biaya pemindahan ibu kota pemerintahan dari Jakarta ke Kalimantan mencapai Rp 50 triliun. Itu adalah biaya perkiraan dari awal sampe bener bener beres.
Dikatakan Andrinof, angka tersebut merupakan hitungan kasar. Dengan rincian kasar meliputi infrastruktur dasar, seperti jalan, jaringan listrik, prasarana dan sarana transportasi seperti terminal dan bandara, dan gedung-gedung pemerintahan.
Tak hanya itu, angka tersebut juga sudah termasuk tempat tinggal bagi 400.000 pegawai negeri di tingkat pemerintah pusat, serta pejabat tinggi dan tertinggi negara. Namun, tempat tinggal pegawai negeri berbentuk rumah susun atau apartemen. Dan proses pembangunan Ibu kota pemerintahan diperkirakan berlangsung selama lima hingga sepuluh tahun.
Dengan biaya tersebut, kata Andrinof, Pemerintah dapat melakukan efisiensi dan menggerakkan pertumbuhan moda transportasi udara dan laut nasional, memperkuat ekonomi, menghilangkan faktor penyebab struktural urbanisasi, dan migrasi penduduk ke Jawa.
Dan kabarnya sih, ibukota Indonesia mau dipindahkan ke Kalimantan. Mengenai hal tersebut, baca selengkapnya disini