Daftar    Login    Kontak    About    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:
iklan oleh-oleh khas bali

Malaysia Mencuri Batubara Indonesia 9 Tahun, Tapi Indonesia Hanya Diam… Bodoh!!!

Dalam Negeri
Nenglya, 22.07.2010 - 11:59

Klik disini untuk menerima update terbaru dari Gugling. GRATIS!

Pencurian Besar Terungkap… Malaysia Mencuri Batu Bara Indonesia Melalui Terowongan Bawah Tanah Dan Itu Sudah Terjadi Selama Bertahun – Tahun – Malaysia diduga telah mencuri batubara di kawasan Sintang, Kalbar sejak 1999-2008. Hal itu terjadi karena tambang Malaysia di Sarawak di perbatasan telah menjorok ke darat wilayah Sintang, Kalbar Indonesia.

terowongan malaysia sang pencuri

Eksploitasi batubara itu terjadi di Bukit Selantik Kawasan Kelingkang, Desa Jasa kabupaten Sintang, Kalbar. Aktivitasnya sudah berlaku sejak 1999 – 2008. Padahal lokasi itu sudah sering disurvey sebagai lahan potensi batubara oleh Indonesia tapi hingga kini belum ada eksploitasi.

Diam diam Malaysia sudah lama melakukan eksploitasi di dekat lokasi tersebut, namun operasionalnya berada di kawasan negaranya yang berbatasan langsung dengan Sintang. Kecurigaan itu bermula ketika banyak petugas keamanan melakukan penjagaan ketat di dekat wilayah Kranggas Gayau Sarawak Malaysia yang tepat berseberangan dengan Bukit Selantik, Sintang. Padahal di tempat itu hanya terhampar perkebunan sawit.

Hal itu terkuak berkat seorang pemuda Indonesia yang menjadi TKI di Malaysia kebetulan ikut bekerja di tempat perkebunan sawit. TKI tersebut memiliki saudara sepupu yang sudah menjadi warga Malaysia dan bekerja di lokasi tambang batu bara itu. Ia terkejut ketika melihat sebuah terowongan besar yang menghubungkan antara Kranggas, Malaysia dengan desa Jasa, wilayah Indonesia. Jadi menurut keterangan dua pemuda itu, terowongan besar menghubungkan daerah perbatasan untuk mengangkut batubara.

Menanggapi hal tersebut, gubernur Kalbar Cornelis telah kirim surat kepada Mendagri (2 Juli 2010) dan meminta segera investigasi terhadap laporan masyarakat di Desa Jasa, Ketungau Hulu, kabupaten Sintang. Tapi sampai sekarang pun, BELUM ADA TINDAK LANJUT DARI PEMERINTAH INDONESIA.

Jenderal George Toisutta menegaskan hal tersebut saat peresmian Markas Komando Daerah Militer (Kodim) XII Tanjungpura di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Pihaknya akan segera mengecek kebenaran informasi warga Kalbar tersebut. Surat pengaduan itu juga telah dikirim ke pemerintah pusat dan berharap agar segera disikapi serius atas pengaduan masyarakat mengenai dugaan tambang batubara Malaysia yang sudah masuk wilayah Indonesia.

PEMERINTAH HANYA BISA MENGURUSI KASUS BOKEP SAJA…

HAL PENTING SEPERTI INI TIDAK DIURUS…

SUNGGUH TERLALU !!

Komentar Pembaca (5)


  1. exone says:

    diledakin aja tuh tambang… biar pada mati yang lagi rakus didalam, sebel ane ma si maling….

  2. dipo says:

    ya begini ini yg diurus cuman orang jakarta
    coba tuu dipikirkan membangun itu di lokasi perbatasan jadikan kota yg sambung menyambung biar matanya bangsa lain itu lebih melek kalo negara kita itu ada orangnya . kalo yg dilihat cuma jakarta dan centra jawa … gimana gak enak para maling bebas nyolong .. jangan salahkan malingnya …. orang kita itu kerjanya apaaaaaaaaaa

  3. Suparna says:

    Mengurus begini aja tidak becus,apa lagi yang lain,kalau begini siapa yang salah!,beraninya cuma mengusir pedagang asongan,notabene rakyat sendiri

  4. bimaSakti85 says:

    lha koq hanya diam sadja sich

  5. nissya says:

    GANYANG MALINGSIA!!!!! BAKARRRRRR!!!!!! knp masyarakat dan pemerintah diem aja?????!!? kalo perlu ajak perang.. indonesia pasti menang….!!

Beri Komentar