- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Capek jalan-jalan keliling Bali? Perut kenyang sudah makan di Warung Nuris Iga Babi Bakar? Berarti sekarang saatnya untuk mandi sambil beristirahat. Kalau begini, jawabannya sudah pasti ke pemandian air panas dong :01:

Air panas ini berada jauh di dalam. Untuk anda yang ingin datang harus berjalan sejauh 200 meter lagi dari tempat parkir.
Pengunjung akan disambut candi bentar dan jalan pada sebuah pematang sawah yang sudah ditata sedemikian rupa. Tanpa harus merusak areal persawahan yang ada. Masyarakat setempat meyakini kalau yang beristana di pura ini adalah Ida Putra Puncak Gunung Agung.
Air panas ini terletak di tengah hamparan sawah yang indah, di desa Belulang. Airnya tidak tercium bau belerang, hanya sesekali samar-samar. Tidak seperti air panas lainya yang memiliki bau belarang yang menyengat. Pada saluran air panas ini terdapat endapan kemerah-merahan tidak kekuning-kuningan, orang-orang bilang katanya itu disebakan oleh kandungan besi yang sangat tinggi pada air panas ini.
Perjalanan kesana kurang lebih satu jam, dari Denpasar menuju kota Tabanan, sampai di kota Tabanan berbelok ke utara menuju Penebel. Tepat di pasar penebel, belok ke kiri (ke arah Barat) mengambil jalan yang menuju ke Jatiluwih, jalan ini sudah agak rusak, di beberapa tempat berlubang-lubang, jadi berhati hatilah.
Sekitar 2-3 km nanti ketemu dengan pertigaan dan ada tanda arah yang menyebukan “Pura Batu Panas, Air Panas Belulang” kemudian belok ke kiri, terus ikuti saja jalan ini, jalanya agak menyempit, dan berkelok-kelok sampai di Bale Banjar Desa Belulang, anda sudah sampai dan silahkan parkir kendaraan di belakang bale banjar. Selanjutnya berjalan kaki sekitar 300 meter menuju air panas. Jangan lupa bayar tiket masuk sebesar Rp 3.000,-.
Airnya sangat hangat dan begitu berasa banget. Temen temen cobain deh, kalau sudah berendem disitu, malas bangun lagi. :04:
sangat mengecewakan,sudah jauh2 tp ngga bisa mandi,pancuran cm beberapa,dan kolamnya kecil dan kotor
wiih keren gan, di malang ma di probolinggo juga ada gan..emang indonesia nih kaya akan ke ajaiban yah..coba liat tuh di beberapa daerah malah ada Api tak kunjung padam..kyak di madura…