Klik disini untuk menerima update terbaru dari Gugling. GRATIS!
Kenaikan biaya produksi akibat lonjakan harga baja dan material lain akan berdampak terhadap harga jual mobil pada semester II tahun ini. Jika biaya produksi melonjak signifikan, bisa dipastikan harga mobil mulai naik bulan ini.
Harga komponen utama produksi mobil mulai merangkak naik. “Harga baja untuk pengiriman mulai April, Mei, Juni bergerak naik dengan rata-rata kenaikan USD 40 sampai USD 70 per metrik ton,” ujar Sudirman Maman Rusdi selaku Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).
Kemungkinan kenaikan harga mobil juga dipicu karena pabrikan mobil di Indonesia masih mengimpor baja, baik baja canai panas (hot rolled coils/HRC) maupun baja canai dingin (cold rolled coils/CRC), dari Jepang dan Korea Selatan.
Namun kenaikan harga jual mobil belum tentu terjadi jika kenaikan harga baja dianggap tidak terlalu signifikan. Banyak pertimbangan untuk menaikkan harga jual mobil. Jika terlalu mahal, siapa yang mau beli?

kayaknya belum ni di Riau…Cukup stabil..mungkin akhir tahun he he