Daftar    Login    Kontak    About    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:
iklan oleh-oleh khas bali

Pulau Hantu Gunkanjima

Mistis
Nenglya, 23.06.2010 - 11:44

Klik disini untuk menerima update terbaru dari Gugling. GRATIS!

Pada awal 1900-an, Gunkanjima merupakan pulau yang makmur karena kekayaan batu baranya. Mitsubishi Corporation yang mengelola penambangan batu bara di sini, dan membuat Gunkanjima menjadi kota yang kaya dan padat penduduk, padahal luas pulau ini kurang dari 1 km2.

Untuk mengakomodasi para penambang, 10 kompleks apartemen dibangun, sebuah labirin tinggi dihubungkan dengan halaman-halaman, koridor, dan tangga. Ada sekolah, restoran, dll layaknya sebuah kota biasa. Tetapi semua dikelilingi oleh tembok pelindung. Pulau ini dikenal sebagai “Nashi Midori Shima,” (pulau tanpa warna hijau).

Tahun 50-an jumlah penduduk mencapai 6000 orang, dan menjadi pulau terpadat penduduknya di dunia pada masa itu. Tapi tambang batu bara yang terus dikeruk hingga ke dasar laut, lama kelamaan habis dan pulau pun ditutup.

Pulau yang tidak memiliki tumbuhan hijau ini pun lama kelamaan mati.

gunkanjima_1

gunkanjima_2

gunkanjima_3

Lima puluh tahun kemudian, pulau ini menjadi mirip pulau hantu, apartemen2 mulai runtuh. Tahun 1974-2009, pulau ini dinyatakan tertutup dari pengunjung. Namun baru-baru ini muncul ketentuan baru, pulau unik ini dibuka untuk wisatawan. Pulau ini pun didaftarkan sebagai Situs Warisan Dunia Unesco.

Komentar Pembaca (5)


  1. suci says:

    mau donk k sna,,
    siapa yang mo nganter,,??

  2. angga says:

    tu pulau setan,suruh smua koruptur indonesia tingggal di sana

  3. Raz_Laraz says:

    hahah . tmp serem gt d jdikan tmp wisata . serem bgt th tmp . hhi .

  4. arri_uden says:

    ogah deh……syereeemmmm
    tp kalo perginya satu er-te maybe berani kaleeeeee…………………..

  5. hye gyo says:

    wuiihh…… seruuuu bgt ceritanya…foto2 x juga mendukung…

    tapi g ah, sereeem…..

    tapi aku pengen ke sana buat main film hantu…

Beri Komentar