Daftar    Login    Kontak    About    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:
iklan oleh-oleh khas bali

60 Orang Tewas Dalam Kerusuhan di Jamaika

Mancanegara
luxboy, 27.05.2010 - 10:32

Klik disini untuk menerima update terbaru dari Gugling. GRATIS!

Sedikitnya 60 orang tewas dalam bentrok antara pasukan keamanan Jamaika dengan kelompok pedagang narkoba. Pertempuran itu merupakan imbas perburuan gembong narkoba Christopher “Dudus”Coke.

Sumber dari rumah sakit lokal menyebutkan, tiga truk mengangkut lebih dari 60 mayat.Petugas medis yang tak menyebutkan nama itu mengungkapkan, ada seorang bayi di antara jenazah tersebut. Koresponden AFP melihat sebuah truk tiba di luar kamar mayat dan penuh dengan jenazah yang terluka akibat peluru.

Seorang petugas medis lain kepada AFP mengatakan, truk itu adalah kendaraan ketiga yang berisi 12 jenazah. Sedangkan polisi sejauh ini mengakui bahwa 27 orang telah tewas dan kebanyakan korban adalah warga sipil. Perdana Menteri (PM) Jamaika Bruce Golding memperingatkan, jumlah korban itu diperkirakan akan semakin banyak.“Kekerasan tak bisa dihindari karena masyarakat memiliki senjata, elemen kriminal harus dihabisi,”katanya.

Sementara, kubu oposisi menuding Golding menciptakan krisis karena kelambanan dalam penangkapan Coke.Golding membela diri bahwa operasi itu dilakukan di bawah perintah darurat sebagai bentuk respons terhadap tantangan keamanan yang membahayakan warga masyarakat. Pemerintah juga telah memberlakukan keadaan darurat pada Minggu (23/5) sebelum dilaksanakan penggerebekan terhadap Coke.

Jamaika ingin memperbaiki citranya yang selama ini dinilai sebagai negara yang melindungi penjahat kelas kakap. “Pemerintah sangat menyesal jatuhnya korban jiwa dari anggota keamanan dan warga yang tak bersalah,” papar Golding. Dia pun berjanji, pasukan keamanan akan mengembangkan tegaknya hukum. Polisi mengungkapkan, 211 orang ditangkap termasuk empat perempuan. Tapi, Menteri Keamanan Nasional Dwight Nelson menuturkan bahwa Coke, 42, belum ditangkap.

“Hingga terakhir informasi yang kita dapat,jawabannya belum,” ujar Nelson kepada Jamaica Observer. Dia mengungkapkan, seorang tentara tewas dan tujuh lainnya terluka.Sedangkan jumlah korban warga sipil, kata dia, mencapai 25 orang. Sedangkan menurut Kepala Polisi Jamaika Glenmore Hinds, korban tewas adalah pria bersenjata yang membela Coke dan menyerang polisi.

Akar permasalahan kekerasan di Jamaika adalah Coke. Siapa sebenarnya Coke? Coke sangat populer bagi penduduk Kingston. Warga lokal menganggap Coke sebagai Robin Hood karena kepedulian dan kemurahan hatinya membantu penduduk miskin. Coke juga kerap memberikan beasiswa kepada anak-anak miskin untuk bersekolah. Coke menganggap dirinya sebagai pengusaha kepada warga lokal.

Namun di mata Departemen Kehakiman AS,Coke layak disebut iblis. Washington menganggap Coke merupakan gembong narkoba yang paling berbahaya di dunia. Sejak 1990-an dia memimpin kelompok perdagangan narkoba internasional yang dijuluki,“The Shower Posse”.Kelompok itu menjual mariyuana dan kokain di wilayah New York dan banyak tempat lainnya.Di AS,Coke divonis seumur hidup pada Agustus lalu atas konspirasi perdagangan obat dan senjata.

Sumber: Seputar Indonesia

Beri Komentar