- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Pelecehan seksual yang dilakukan Anand Krishna terhadap muridnya semakin memanas. Ahli spiritual tersebut diperiksa Polda Metro Jaya Jakarta sebagai saksi selama 10 jam. Anand bersama kuasa hukumnya mengatakan bahwa tuduhan kepadanya tidak benar, tidak pernah ada dan tidak pernah terjadi.
Dalam pemeriksaan di unit pelayanan perempuan dan anak direktorat reserse kriminal umum, Anand dicecar dengan 70 pertanyaan. Hal itu terkait tuduhan pelecehan seksual yang dilaporkan oleh Tara Pradita Laksmi.
“Ini saya berikan klarifikasi atas segala tuduhan yang dilaporkan, bahwa semuanya itu tidak benar, tidak pernah terjadi, tidak pernah ada”, tutur guru spiritual tersebut di Indosiar hari ini (16/03).
Sementara kuasa hukum Anand Krishna, Darwin Aritonang mengatakan bahwa kliennya merasa sakit hati atas pernyataan Tara dan Sumidah. Salah satunya adalah tuduhan pelecehan seksual. Bukti-bukti yang ditunjukkan juga tidak relevan terhadap pasal-pasal yang disangkakan terhadap kliennya.
Pihak Anand Krishna akan menunggu hasil proses penyidikan, dan akan melakukan pertimbangan untuk melapor balik atas tuduhan ini.
“bagus e manungso duwe ati kang eleng,
lek kepengen slamet dunyo akherat,
ndeloko dunyo ndek isor ndeloko ALLOH ndek ndhuwur,
mburu seneng ono entek e nek mati,
mburu cedek karo ALLOH gak ono entek e.
…bagi wong kang sadar karo urip e dewe-dewe.
sopo sing ngerti urip e
bakal nemu kemuliaan dunyo kelawan akhirat.
nyedek karo ALLOH iku gawe wong sadar kelawan urip e.
ojok lali sholat 5 waktu”
(sek ono terusane,jes..oyi)