Daftar    Login    Kontak    About    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:
iklan oleh-oleh khas bali

Polri Umumkan DNA ‘Noordin M Top’

Dalam Negeri
luxboy, 12.08.2009 - 08:48

Klik disini untuk menerima update terbaru dari Gugling. GRATIS!

Teka-teki siapa pria yang tewas dalam penggerebekan Detasemen Khusus 88 Antiteror di Desa Beji, Kecamatan Kedu, Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu 8 Agustus 2009, akan segera terungkap.

Kemarin, Markas Besar Polri memanggil sejumlah pimpinan media televisi. Menurut Direktur Pemberitaan Metro TV, Suryopratomo, Polri akan mengumumkan hasil penyelidikan kasus terorisme yang melibatkan jaringan Noordin M Top.

“Kepala Divisi Humas Polri akan mengumumkan semua hasil penyidikan baik yang terjadi di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, maupun hasil tes DNA di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati besok (hari ini) pukul 09.00,” kata dia usai pertemuan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Selasa 11 Agustus 2009 kemarin.

Selain mengumumkan kejelasan kasus, dalam pertemuan itu, Polri juga mengimbau agar pemberitaan media jangan sampai mengganggu proses penyidikan polisi. “Jangan sampai proses peliputan menggangu, media harus berhati-hati,” tambah dia.

Suryopratomo tak menganggap imbauan polisi merugikan media. “Justru memberikan penjelasan, pasal-pasal yang tak boleh sesuai aturan KPI [Komisi Penyiaran Indonesia] yakni Pasal 30 ddan 31. Selain itu media juga diminta menghindari narasumber yang tidak memberikan pencerahan,” tambah dia.

Pasca penggerebekan di Temanggung, informasi soal siapa pria yang tewas di kamar mandi rumah Mozahri, makin simpang siur. Awalnya dikabarkan yang tewas adalah gembong teroris asal Malaysia, Noordin M Top.

Belakangan, itu tak terbukti. Bahkan muncul dua nama, yakni Ibrohim, florist Hotel Ritz Carlton dan Reno alias Tedi alias Mubarok, yang merupakan orang kedua setelah Azhari yang pandai meracik bom, yang justru diduga tewas.

Komentar Pembaca (1)


  1. Dinda Watson says:

    bener kan… :evillaugh:

Beri Komentar