Daftar    Login    Kontak    About    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:
iklan oleh-oleh khas bali

Ingin Agar Orang Lain Bisa Menulis Artikel di Blog Anda? Begini Caranya..

Blogging
luxboy, 10.08.2009 - 19:57

Klik disini untuk menerima update terbaru dari Gugling. GRATIS!

Anda pemilik sebuah blog WordPress dan ingin agar orang lain bisa mengupdate content tanpa harus menambah plugin atau menguasai php dan html?  Gampang, di WordPress fitur semacam ini memang sudah disediakan. Namanya Roles and Capabilities.

Caranya:

  1. login ke backend blog Anda, lalu lihat di sebelah kiri bawah bagian Users dan pilih Add New.
  2. Masukkan username, nama, email, website, password, dan pilih role nya.
  3. Disana ada pilihan “Send this password to the new user by email” yang berarti kirim password yang baru Anda buat kepada user baru via email.  Centang bila perlu.
  4. Jika sudah selesai, klik Add User.

Nah yang jadi permasalahan adalah jenis-jenis role yang disediakan oleh WordPress. Hingga versi WordPress yang terbaru saat artikel ini ditulis (WordPress 2.8.3), terdapat 5 jenis user. Yakni: Administrator, Editor, Author, Contributor dan Subscriber. Berikut penjelasannya aslinya:

  • Administrator – Somebody who has access to all the administration features
  • Editor – Somebody who can publish posts, manage posts as well as manage other people’s posts, etc
  • Author – Somebody who can publish and manage their own posts
  • Contributor – Somebody who can write and manage their posts but not publish posts
  • Subscriber – Somebody who can read comments/comment/receive news letters, etc

Terjemahannya:

  • Administrator – Seorang yang mempunyai akses penuh terhadap semua fitur administrator
  • Editor – Seorang yang bisa memposting artikel, mengedit artikel baik itu mengedit artikel yang ditulis oleh user lain, dsb
  • Author – Seorang yang bisa memposting artikel dan mengedit artikelnya sendiri
  • Contributor – Seorang yang bisa menulis dan mengedit tulisannya namun tidak bisa memposting tulisannya
  • Subscriber – Seorang yang bisa membaca komentar, menerima artikel terbaru dsb

Kini Anda bisa mempunyai lebih dari seorang penulis artikel guna mempermudah Anda dalam mengupdate blog-blog Anda.  Artikel ini bermanfaat? Jangan lupa berlangganan gratis untuk update artikel selanjutnya.

Komentar Pembaca (15)


  1. ezi says:

    sob aku mo nanya nie,apa bnar kl blog wordpress g bisa ikut ppc katanya kerena g bisa namgah gadjet?

    • ezi says:

      sob aku mo nanya emank bener kalo pake wordpress kita g bisa ikut ppc,soalnya gadjetnya ga bsa d rubah?soalnya aku daftar kliksaya.com pas mo ngopi scripnya bingung nyari layoutnya.ada artikel yang bilang kalau wordpress g bisa di pasang iklan.

  2. Rada Edan says:

    Bagaimana jika saya menggunakan blogspot Gan?
    Saya sangat menunggu jawaban anda…
    Please help me

  3. nfl jerseys says:

    thanks for great informations It’s a wonderful

  4. kiddarians says:

    Ini adalah cerita pengalamanku di bulan Ramadhan tahun 2010 atau lebih tepatnya 1941 H. Ku menjalaninya biasa-biasa saja seperti tahun lalu, tapi ada yang berbeda di libur kali ini. Tahun ini banyak sekali pekerjaan rumah yang diberikan oleh guru di sekolah untuk libur puasa. Memang tak bisa bersantai-santai mengingat libur yang hanya 2 minggu.

    Libur kali ini ku manfaatkan dengan membersihkan rumah, mengaji, mengerjakan pekerjaan rumah, dan sekali-kali ke mall. Jika mulai bosan, ku buka facebook di ponselku. Yaaa, sekedar mengisi waktu luang untuk menunggu waktu buka puasa. Maklumlah karena saya tidak kemana-mana selama liburan. Hanya berada di rumah, tapi berusaha untuk tidak merasa bosan.

    Banyak hal yang ku alami di bulan Ramadhan kali ini, mulai dari perasaan senang, sedih, lucu, dan menjengkelkan. Perasaan senang yang ku alami salah satunya saat upacara peringatan kemerdekaan 17 Agustus di sekolah. Sungguh heran, baru pertama kalinya ku alami upacara peringatan yang serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia, tetapi di bulan Ramadhan. Haus dan lapar menggerogoti di siang yang panas, hampir ku tak tahan di buatnya. Tetapi gara-gara hal itulah ku bisa berteman lagi dengannya. Sepulang dari upacara, hal yang langsung kulakukan adalah tidur. Terbayar sudah letih yang kurasakan.

    Ada juga hal yang membuatku sangat sedih, yaitu tidak bisa berpuasa bersama dengan ayah dan ibuku. Padahal itu hal yang paling ku inginkan saat bulan Ramadhan. Tak bisa lagi berbagi cerita, sahur dan buka puasa bersama karena alasan pekerjaan.

    Setelah 7 hari berlalu saat awal libur, ku baru ingat semua dengan pekerjaan rumah yang diberikan oleh guru yang luar biasa banyaknya. Sempat ku berpikir untuk meniru pekerjaan teman, tapi ini adalah bulan puasa dan hari libur. Jadi kuputuskan untuk mengerjakannya sendiri sekaligus mengisi waktu senggang.

    Hal yang menjengkelkan dan lucu selama liburan ini. Mulai dari perjalanan ke mesjid yang diwarnai dengan bunyi petasan. Kaget bercampur lucu kurasakan bersamaan. Namun ku bersyukur bisa merasakan semua ini. Karena mungkin tahun depan ku tak akan mengalaminya lagi.

    Saat libur puasa tinggal 2 hari lagi, hal membosankan di rumah berubah jadi kegembiraan. Hal yang paling kutunggu-tunggu akhirnya terjadi. Orang tuaku datang dari Unaaha, sungguh bahagianya hari itu. Rindu yang terpendam akhirnya tersampaikan.

    Hari sabtu dan minggu kuhabiskan dengan bercanda dan tertawa dengan ibuku. Walau hanya 2 hari, ku akan manfaatkan sebaik-baiknya kunjungan yang tak terlupakan ini.

    Dua minggu berlalu dan orang tuaku harus kembali ke Unaaha karena urusan pekerjaan. Ku pun juga harus masuk sekolah esok harinya. Hanya itu pengalaman libur di bulan puasa yang ku alami. Tak ada yang khusus, tapi sungguh berkesan bagiku. Ku harap bulan Ramadhan berikutnya masih bisa kurasakan.

Beri Komentar