Klik disini untuk menerima update terbaru dari Gugling. GRATIS!
Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri telah mengambil sampel Deoxyribonucleic acid (DNA) anak Noordin M Top di Malaysia. DNA ini diperlukan untuk memastikan apakah mayat teroris di Temanggung adalah Noordin.
Demikian disampaikan Duta Besar RI untuk Malaysia, Da’i Bachtiar, seperti dikutip situs tvone.co.id, Minggu malam, 9 Agustus 2009.
Da’i mengatakan, Kepala Polisi Malaysia Musa Hasan telah menawarkan bantuan untuk identifikasi mayat Noordin M Top. Polisi Malaysia juga bersedia memfasilitasi keluarga Noordin jika diperlukan ke Jakarta.
“Atau kepolisian Malaysia punya sidik jari M Top, itu juga bisa membantu dan dimanfaatkan,” ujarnya.
“Apa yang dinyatakan kepala polisi Malaysia Musa Hasan untuk membantu Polri dalam identifikasi mayat Noordin M Top adalah suatu bentuk kerja sama dan keakraban antara kepolisian Malaysia-Indonesia,” katanya.
Dalam pengepungan selama 17 jam di sebuah rumah di Desa Beji, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu 8 Agustus 2009, polisi menembak mati seorang pria yang diduga Noordin M Top. Namun, hingga kini polisi belum memastikan pria tersebut sebagai Noordin. Polisi masih menunggu hasil tes DNA.
