- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
Meski penyisiran telah dilakukan, pesawat Merpati Airlines jenis Twin Otter, dengan nomor penerbangan MZ 9760 yang hilang di Pegunungan Bintang, Papua, Minggu 2 Agustus 2009, belum juga ditemukan.

Menurut Menteri Perhubungan, Jusman Syafii Djamal, pilot Merpati, Kapten Qadrianova sempat berkomunikasi. “Sepuluh menit sebelum mendarat, pilot berkomunikasi dengan kapten pilot Cassa dari TNI AU,” kata Jusman di Gedung Dewan, Senayan, Jakarta, Senin 3 Agustus 2009.
Namun, tambah dia, dalam dialog tersebut tidak ada yang berkaitan dengan keadaan darurat. Lalu apa isi dialog itu? “Memberikan info tentang kondisi cuaca,” tambah Jusman.
Pesawat Merpati hilang kontak saat melakukan penerbangan dari bandara Sentani menuju Oksibil. Pesawat yang lepas landas sekitar pukul 10.15 WIT itu dijadwalkan tiba di Oksibil, ibukota Kabupaten Pegunungan Bintang sekitar pukul 11.10 WIT Minggu pagi.
Pesawat diperkirakan hilang di Gunung Obipap yang tingginya mencapai 13.000 meter.
Pesawat dengan kapten pilot Qaqriyanova dan kopilot Pramudya serta teknisi Engginer Supiadih, dan 12 penumpang, kemungkinan hilang kontak karena cuaca yang kerap berubah-ubah di wilayah Pegunungan Bintang. Posisi pesawat terakhir terdeteksi di 90 nautical mile, di atas kawasan pegunungan dan lembah.