Klik disini untuk menerima update terbaru dari Gugling. GRATIS!
Internet makin marak, tidak hanya Telkomsel Flash saja yang melaunching produk Flashnya, Indosat dengan Indosat Broadbandnya dan Indosat M2 dengan Broom nya dan yang terbaru adalah XL. Seiring perkembangan telekomunikasi di tanah air, Indosat M2 dinilai paling parah dan sering mendapat kritik bahkan samapi detik ini.
JAKARTA, SELASA — Keluhan masyarakat terhadap “ngadatnya” aplikasi internet milik penyedia layanan mobile broadband PT Indosat Mega Media (IM2) selama dua pekan ini masih terus ramai berdatangan.
Bahkan, tanggapan IM2 atas keluhan tersebut bukannya meredakan masalah, melainkan justru menambah hujan kritik terhadap mereka sendiri. Persoalan teknis yang membuat “ngadat” layanan mereka tersebut seolah malah menjadi beban pelanggan.
Hingga Senin (2/3) sore kemarin, jumlah komentar yang masuk ke kompas..com masih mengalir deras. Pagi ini (3/3), tercatat sudah ada 53 komentar yang masuk, mulai komentar pendek bernada iseng, kritik pedas, hingga komentar panjang bernada ejekan. Kritik tersebut kini bukan lagi ke soal pelayanan, tapi sudah merembet ke manajemen, bahkan direktur perusahaan tersebut.
Komentar Pipik, misalnya berbunyi: “Business is trust, jadi memang masih kurang ilmu kita, kalo memang tidak sanggup seharusnya Anda (IM2) jujur terhadap pelanggan, bukannya Anda mengeruk keuntungan, benahi manajemennya,”.
Lain halnya komentar Joja. “Direktur Utamanya saja berkomentar tidak profesional. Dia yang harus memperbaiki layanan IM2, bukannya pelanggan yang harus sacrifice. Overload seharusnya diketahui IM2, tidak malahan masih menjaring pelanggan yang siap dibodohi”.
Pekan lalu, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) sendiri sudah meminta pihak IM2 membuat klarifikasi (kompas..com, 26/2). BRTI meminta penyedia jasa internet mobile ini selekasnya mengklarifikasi lantaran layanannya yang akhir-akhir ini dikeluhkan oleh para pelanggannya. “Mengikuti perkembangan problem layanan di IM2, sesuai SOP (standard operating procedure), kami akan meminta mereka klarifikasi dalam waktu dekat,” kata Anggota BRTI, Heru Sutadi, melalui pesan singkat di Jakarta.
Sayangnya, klarifikasi IM2 termasuk tanggapan pihak mereka atas keluhan-keluhan pelanggan tersebut bukannya meredakan persoalan, melainkan justeru menambah hujan kritik terhadap mereka sendiri. Seperti dilansir di kompas..com (Senin, 2/3), IM2 mengimbau pelanggannya agar menghindari pemakaian aplikasi internet dengan bandwidth besar pada jam-jam sibuk. Pasalnya, IM2 menggunakan sistem internet sharing untuk layanannya. “Kami mengimbau agar pengguna IM2 tidak membuka layanan seperti video streaming pada jam-jam sibuk, karena ini demi kenyamanan bersama,” ujar Indar Atmanto, Direktur Utama IM2.
Sebelumnya (25/2), IM2 telah menyetop pertumbuhan pelanggan baru di beberapa kota yang sudah mengalami overload kapasitas pengguna, yaitu di Bandung, Depok, Yogyakarta, dan Bali. Kepada kompas..com, Sekretaris Perusahaan IM2 Andri Aslan mengakui masalah tersebut.
“Biasanya hal itu terjadi di perumahan padat akibat frekuensi kami yang kurang memadai. Untuk sementara, kami menghentikan dulu pendaftaran pelanggan baru hingga jaringan menjadi seimbang,” ujar Andri. Andri menambahkan, akibat kurang memadainya jaringan itu para pelanggan mereka di empat daerah tersebut kemungkinan tidak bisa menggunakan layanan data secara maksimal hingga dua bulan ke depan.
Sebaliknya, seperti bunyi pepatah anjing menggonggong kafilah berlalu, di tengah mencuatnya persoalan tersebut, IM2 masih terus bergerak menambah pelanggan di beberapa daerah, seperti di Jakarta.
Padahal, selama ini ketahuan, bahwa lonjakan jumlah pelanggan mereka tidak diimbangi dengan penambahan jumlah dan kapasitas jaringan. “Makanya, kami berencana menambah jumlah base tranceiver station (BTS) kami dari 1.500 BTS menjadi 2.500 BTS,” kata Andri.

Saya berlangganan M2 selama kurang lebih 6bln,yg aktif trpakai hanya 1 bln namun sy tetap bayar bulanan meskipun dongkol bkn alang kepalang.Akhirnya sy STOP brlangganan dg mendatangi gerai indosat di ROXY.
hari ini selang setahun,ada tagihan lg dg nada yg tak mengenakan via sms ke no HP.Ini luar biasa kesalnya,apa maksudnya…
Utk mengurusi hal sperti ini menyita wkt karna tetep musti diurusi karna ada tagihan an saya disana…
Ga ngerti kok bisa2 nya ini trjadi…dah di tutup masih jg ada tagihan mana berselang 1 thn pula…
Trims atas infonya mas. Pantesan aku ga bisa buka video streaming di facebook kalo lagi akses internet pake IM2 , tapi kalo pake akses internet di kantor bisa. Terjawab sudah unek-unekku selama ini, soalnya aku baru nih akses internet pake modem usb … he he he …