About    Kontak    Sitemap   •   HUMOR  |  LIRIK
  • Hai, Selamat datang di Gugling! Please like us on:

Teh Rosela Dan Manfaat Mencegah Kencing Manis

Kedokteran
luxboy, 13.12.2008 - 12:30
  • Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!

Pada tanaman ini, yang berkhasiat bukan bunganya, melainkan kelopak yang berwarna merah. Memang kelopak itu berbentuk seperti bunga, terlebih jika sudah dikeringkan.

Kelopak tersebut dapat dikonsumsi dalam bentuk segar maupun seduhan seperti teh. Kelopak bunga rosela dalam bentuk segar dapat dimanfaatkan untuk membuat makanan seperti, campuran salad, puding, manisan, jus, selai dan sirup.

Kelopak bunga tersebut berwarna merah tua, tebal dan berair. Semakin pekat warna merah, rasanya kian asam dengan khasiat yang juga semakin besar. Teh rosela dapat dibuat dengan cara berikut. Ambil tiga hingga empat kuntum bunga rosela segar, cuci bersih kemudian seduh dengan air panas secukupnya (untuk satu cangkir).

Setelah beberapa saat, tekan kelopak bunga hingga air berwarna merah, kemudian disaring. Airnya kemudian dapat diminum.

Rosela sebenarnya adalah tanaman yang sudah sangat dikenal di Indonesia (banyak ditemukan sebagai tanaman pagar). Dulu, kelopak bunga tanaman tersebut dikenal sebagai frambozen dan sering digunakan untuk bahan pembuat sirup berwarna merah yang beraroma khas. Namun akhir-akhir ini, kelopak bunga rosela dikenal sebagai bahan minuman yang disebut teh rosela.

Sehari, minum satu hingga tiga cangkir seduhan tersebut. Agar lebih enak rasanya, dapat ditambahkan madu dan atau air jeruk nipis. Untuk kelopak bunga rosela kering, seduh tiga hingga lima kuntum dengan segelas air mendidih dan tunggu tiga sampai sepuluh menit.

Kemudian, seduhan dapat diminum sebanyak satu hingga tiga kali per hari. Untuk menambah rasa bisa ditambahkan madu atau gula, lantas dihidangkan dengan es batu.

Bahan aktif dari kelopak bunga rosela adalah grossypeptin, antosianin, gluside hibiscin dan flavonoid.

Selain itu, kelopak bunga rosela mengandung vitamin C (260-280 mg setiap 100g), vitamin D, vitamin B1, vitamin B2, niacin, ribuflavin, betakaroten, zat besi, polisakarida, asam amino, omega 3, kalsium dll. Rasa asam dari kelopak bunga rosela disebabkan kandungan vitamin C, asam sitrat dan asam glikolik.

Flavonoid dalam kelopak bunga tersebut sangat bermanfaat untuk mencegah kanker. Bahkan beberapa ilmuwan menyebut flavonoid itu dapat mengobati kanker, terutama karena radikal bebas, seperti kanker lambung dan leukimia.

Selain itu teh rosela juga dapat digunakan untuk penderita hipertensi (darah tinggi), penyakit hati, osteoporosis serta melancarkan air seni (sebagai diuretik), melancarkan aliran darah (dapat mengurangi kekentalan darah), mencegah infeksi (sebagai antibakteri, antiseptic dan antiradang), mengobati sariawan (karena kandungan vitamin C), mengurangi kadar kolesterol darah dll.

Khusus penderita diabetes mellitus, selain dapat menurunkan kadar gula darah, kelopak bunga rosela bisa menyembuhkan penyakit (mungkin disebabkan peran flavonoid dalam menetralkan radikal bebas yang mengakibatkan kerusakan sel betapankreas yang memproduksi insulin).

Namun, syaratnya teh rosela harus diminum secara teratur dan kontinu sebanyak satu hingga tiga cangkir per harinya.

Komentar Pembaca (10)


  1. Drs Suyatno Spero Kendal says:

    Saya penderita hypertensi sudah berobat 12 tahun lebih ke dokter dan minum obat kimia tapi selalu tdk pernah dibawah 150/100 tensi saya

  2. ahmad says:

    yang butuh rosela merah, ungu, serbuk/rajang bisa hubungi 081335929777, thank’s

  3. teguh priono says:

    butuh rosella? hub. 085740908896

  4. harri says:

    saya punya pohon bunga rosela, tapi bangaimana cara memasarkannya, sedangkan saya baru tahu bahwa pohon tersebut berkhasiat.

  5. ismawati says:

    saya ingin tahu bagaimana cara memanfaatkan bunga rosela untuk menurunkan gula darah.

Beri Komentar