- Klik disini untuk menerima update terbaru dari kami. GRATIS!
PITTSBURGH-Batasilah penggunaan telepon seluler bisa Anda ingin terhindar dari risiko terkena kanker otak. Peringatan tersebut dilontarkan Dr Ronald B. Herberman, direktur Pusat Penelitian Kanker Universitas Pittsburgh. Hasil penelitian tersebut berlawanan dengan beberapa riset sebelumnya yang tidak menemukan kaitan antara risiko kanker dengan penggunaan ponsel.
“Yang betul-betul memprihatinkan adalah bahwa kita tidak bisa menunggu hingga hasilnya benar-benar terbukti. Tapi, berjaga-jaga lebih baik dibanding menyesal akhirnya, “ ujar Herberman. Diharapkan juga menjauhkan ponsel dari anak-anak, sebab otak mereka sedang dalam masa pertumbuhan. Sedangkan bagi yang sudah dewasa, sebaiknya menggunakan ponsel sejauh mungkin dari kepala. Bahkan lebih baik menggunakan fasilitas loudspeaker atau headset saja.
Penggunaan ponsel di tempat umum seperti di bus, juga membuat orang lain terkena paparan gelombang elektromagnetik dari ponsel yang aktif. Saat aktif, ponsel menghasilkan energi frekuensi radio. Nah, menurut Pusat Penelitian Kanker Nasional, radiasi yang dihasilkan itu membentuk radiasi elektromagnetik. Kini, penelitian terus dikembangkan untuk mengetahui kaitan antara tadiasi tersebut dengan tumbuhnya tumor di otak ataupun system saraf pusat.
Sebelumnya, sebagaimana ditampilkan dalam situs resmi Badan Pangan dan Obat-Obatan Amerika, ponsel relatif dianggap tidak berbahaya. Kalaupun ada, sangat kecil. Hal itu didasarkan pada hasil penelitian di Prancis dan Norwegia.
sumber:JawaPos
wah gawat juga kalau ponsel bisa memicu kanker otak,jadi mending pake HF ya biar aman
wah bisa gawat ini,
padahal ponsel sekarang ini makin di desain untuk selalu dekat dengan kita.
kek di tambahi fasilitas radio atau walkman biar selalu dekat dekat kita (dekat dengan kepala juga berarti ya..)
hehehe…